NAMA : Muharam Alifia R
NIM : 2127300406
PROGDI : D3-TEKNIK KOMPUTER
MAKUL : STRUKTUR DATA
Type data sederhana majemuk,
misalnya String
Merupakan blok program yg terpisah dr program lain ( modul / sub program ), dan dapat dipanggil dari program lain dengan menyebutkan nama dari procedure yg bersangkutan.
Contoh :
program pemakaian_procedure;
uses crt;
procedure input_data;
begin
write ( “ NIM = “ ); readln ( nim ) ;
write ( “ Nama = “ ); readln ( nama ) ;
end;
var nim : string [ 14 ] ;
nama : string [ 20 ] ;
begin
clrscr ;
input_data;
writeln ( “ Selesai … “ ) ;
end
FUNCTION
Blok fungsi hampir sama dengan procedure, hanya saja fungsi harus di deklarasikan dg tipe nya.
Buat program untuk menghitung jumlah 2 bilangan yg dilakukan dg fungsi & nilai dari kedua bilangan tsb, dikirimkan dr luar fungsi, yg mana nilai dr kedua bilangan harus diinputkan.
Program penjumlahan;
Uses crt :
Var bil1, bil2: byte;
function hasil (var A,B: byte) : integer;
Begin
hasil:=A+B;
end;
begin
clrscr;
write (‘Bilangan 1=‘);readln(bil1);
write (‘Bilangan 2=‘);readln(bil2);
write (‘Bilangan1+Bilangan2=“, hasil(bil1,bil2));
end
NIM : 2127300406
PROGDI : D3-TEKNIK KOMPUTER
MAKUL : STRUKTUR DATA
Pengertian Struktur Data
Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.Sedangkan Data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.
Konstanta
digunakan untuk menyatakan nilai tetap sedangkan variable digunakan dalam
program untuk menyatakan nilai yang dapat berubah-ubah selang eksekusi
berlangsung.
Ada
empat istilah data, yaitu:
1. Tipe
data adalah jenis atau macam data di dalam suatu variable dalam bahasa
pemrograman.
2. Objek
data mengacu kumpulan elemen, D (domain).
3. Representasi
data : Suatu mapping dari struktur data ‘d’ ke suatu set ke struktur data ‘e’
(d===e) misal bolean di representasikan dalam 0 dan 1.
4. Struktur
data biasa dipakai untuk mengelompokan beberapa
informasi yang terkait menjadi sebuah kesatuan.
Dalam teknik pemrograman,
struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu
kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan
untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut
dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan
bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari
pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah
struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk
keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang
kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada
berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database),
pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan
teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Secara garis besar type data dapat dikategorikan
menjadi:
Type data sederhana.
Type data sederhana.
Struktur Data, meliputi:
a)
Linier
: Stack, Queue, sertaList dan Multilist
b)
Non
Linier : Pohon Biner dan Graph
Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan
menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara
keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
Ø
List
linier (Linked List) dan variasinya
Ø
Multilist
Ø
Stack (Tumpukan)
Ø
Queue
(Antrian)
Ø
Tree (
Pohon)
Ø
Graph (
Graf )
Atau nilai fungsi tersebut dapat juga langsung dipindahkan ke pengenal variabel yang lainnya, sebagai beri
Atau nilai fungsi tersebut dapat juga langsung dipindahkan ke pengenal variabel yang lainnya, sebagai beri
PROCEDURE
Koleksi dari variabel yang dinyatakan dengan sebuah nama, dengan sifat setiap variabel dapat memiliki tipe yang berlainan.
• Hirarki dari Tipe Data
1. Tipe Data Sederhana
Menyimpan sebuah nilai data dalam sebuah variabel.
Terdapat 5 macam tipe sederhana:
2. Tipe Data Terstruktur
Tipe dimana suatu variabel bisa menyimpan lebih dari sebuah nilai data.
Ada 5 macam tipe data terstruktur:
- Tipe String
Data yang berisi sederetan karakter dimana banyaknya karakter bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan.
Bentuk umum:
Char nama_variabel [ukuran];
- Larik (Array)
Variabel larik hanya bisa menyimpan 1 tipe data saja.
Bentuk umum:
Tipe_Data Nama_Variabel[ukuran]
- Record
Terdiri dari beberapa variabel yang terstruktur dan masing-masing variabel bisa mempunyai tipe yang berbeda.
Bentuk umum:
Struct Nama_Variabel_Struktur
{ tipe field1;
tipe field2;
………;
tipe fieldN;
} Var_struk1, Var_struk1, …….., Var_strukN;
- Set (Himpunan)
Union
Memungkinkan suatu lokasi memori ditempati oleh dua atau lebih variabel yang tipenya bisa berlainan.
Enumerasi
Himpunan dari konstanta integer yang diberi nama.
- File
Organisasi dari sejumlah record sejenis.
3. Tipe Data Pointer
Variabel pointer berisi alamat dari suatu obyek lain (yaitu obyek yang ditunjuk oleh pointer tersebut)
Bentuk umum:
Tipe *nama_pointer
Operasi Data
• Tipe Data Sederhana
- Tipe Data Integer
Menempati memori sepanjang 2 byte, dan merupakan
bilangan bertanda.
- Tipe Data Real (Float)
Perbedaan antara tipe float dan double selain kawasan nilai dimana double lebih besar dari float, juga ketelitiannya. Tipe float hanya mempunyai ketelitian (mantisa) sampai 7 digit, sedangkan tipe double memiliki ketelitian sekitar 16 digit. Float menempati 4 byte, sedangkan double 8 byte.
- Tipe Data Karakter
Tipe data karakter menggunakan kode ASCII. Untuk tipe data sederhana menempati 1 byte sedangkan tipe data string, satu nama variabel char dapat berisi lebih dari satu data.
• Hirarki dari Tipe Data
1. Tipe Data Sederhana
Menyimpan sebuah nilai data dalam sebuah variabel.
Terdapat 5 macam tipe sederhana:
- Bilangan Bulat (Integer)
- Bilangan Real Presisi – Tunggal (Float)
- Bilangan Real Presisi – Ganda (Double)
- Karakter
- Tak Bertipe
- Boolean (Operator Logika)
2. Tipe Data Terstruktur
Tipe dimana suatu variabel bisa menyimpan lebih dari sebuah nilai data.
Ada 5 macam tipe data terstruktur:
- Tipe String
Data yang berisi sederetan karakter dimana banyaknya karakter bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan.
Bentuk umum:
Char nama_variabel [ukuran];
- Larik (Array)
Variabel larik hanya bisa menyimpan 1 tipe data saja.
Bentuk umum:
Tipe_Data Nama_Variabel[ukuran]
- Record
Terdiri dari beberapa variabel yang terstruktur dan masing-masing variabel bisa mempunyai tipe yang berbeda.
Bentuk umum:
Struct Nama_Variabel_Struktur
{ tipe field1;
tipe field2;
………;
tipe fieldN;
} Var_struk1, Var_struk1, …….., Var_strukN;
- Set (Himpunan)
Union
Memungkinkan suatu lokasi memori ditempati oleh dua atau lebih variabel yang tipenya bisa berlainan.
Enumerasi
Himpunan dari konstanta integer yang diberi nama.
- File
Organisasi dari sejumlah record sejenis.
3. Tipe Data Pointer
Variabel pointer berisi alamat dari suatu obyek lain (yaitu obyek yang ditunjuk oleh pointer tersebut)
Bentuk umum:
Tipe *nama_pointer
Operasi Data
• Tipe Data Sederhana
- Tipe Data Integer
Menempati memori sepanjang 2 byte, dan merupakan
bilangan bertanda.
- Tipe Data Real (Float)
Perbedaan antara tipe float dan double selain kawasan nilai dimana double lebih besar dari float, juga ketelitiannya. Tipe float hanya mempunyai ketelitian (mantisa) sampai 7 digit, sedangkan tipe double memiliki ketelitian sekitar 16 digit. Float menempati 4 byte, sedangkan double 8 byte.
- Tipe Data Karakter
Tipe data karakter menggunakan kode ASCII. Untuk tipe data sederhana menempati 1 byte sedangkan tipe data string, satu nama variabel char dapat berisi lebih dari satu data.
Pengertian Procedure and function
- Procedure yaitu sub program yang digunakan untuk melakukan proses tertentu dan tidak mengembalikan nilai, bisa disimpan dalam database sebagai object skema, sehingga suatu procedure bisa digunakan berulangkali tanpa harus melakukan parsing dan compile ulang.
- Function yaitu Sebuah kumpulan Statement yang akan mengembalikan sebuah nilai balik pada pemanggilnya. Nilai yang dihasilkan Function harus ditampung kedalam sebuah variabel.
Perbedaan function dan procedure, yaitu :
Perbedaan antara function dan procedure adalah : kalau function dia akan mengembalikan suatu nilai pada pemanggilnya, sedangkan kalau procedure dia tidak akan mengembalikan nilai apapun pada fungsi pemanggilnya.
- PROCEDURE
Prosedur diawali dengan kata cadangan Procedure di dalam bagian deklarasi prosedur. Prosedur dipanggil dan digunakan di dalam blok program yang lainnya dengan menyebutkan judul prosedurnya.
Prosedur banyak digunakan pada program yang terstruktur, karena :
1. Merupakan penerapan konsep program modular, yaitu memecah-mecah program yang rumit menjadi program-program bagian yang lebih sederhana dalam bentuk prosedur-prosedur.
2. Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup dituliskan sekali saja dalam prosedur dan dapat dipanggil atau dipergunakan sewaktu-waktu bila diperlukan.
Sebagaimana halnya sebuah program, suatu procedure juga memiliki header dan block. Perbedaan bentuknya dengan program hanyalah pada bagian header-nya saja.
Bentuk Umum header suatu procedure adalah :
Atau
PROCEDURE nama;PROCEDURE nama (formal parameter : jenis);
Jika kita menggunakan procedure dalam suatu program, maka procedure tersebut harus dituliskan pada bagian deklarasi.
JANGKAUAN IDENTIFIER
Identifier yang dideklarasikan dalam suatu blok program hanya berlaku pada blok dimana identifier tersebut didefinisikan.
PROCEDURE DENGAN PARAMETER
Nilai di dalam suatu modul program Pascal sifatnya adalah lokal, artinya hanya dapat digunakan pada modul atau unit program yang bersangkutan saja, tidak dapat digunakan pada modul atau unit program yang lainnya.
Prosedur Standar
Prosedur yang disediakan oleh Turbo Pascal :
1. Prosedur standar EXIT
Digunakan untuk keluar dari suatu blok.
2. Prosedur standar HALT
Digunakan untuk menghentikan proses program baik di program bagian maupun di program utama.
3. Prosedur standar MOVE
Bentuk umum : MOVE (Var source,dest; count : word);
Digunakan untuk menyalin suatu blok sebanyak count byte memori dari blok dimulai byte pertama source dan disalinkan ke byte pertama dest.
4. Prosedur standar FILLCHAR
Digunakan untuk mengisi sejumlah byte nilai ke dalam suatu variabel, sebagai berikut
FillChar(x;count :word;ch);
X adalah variabel yang dapat bertipe apapun yang akan diisi dengan nilai tipe ordinal Ch sebanyak count byte.
- FUNCTION
Blok fungsi hampir sama dengan blok prosedur, hanya fungsi harus dideklarasikan dengan tipenya atau jenis hasilnya. Tipe deklarasi ini menunjukkan tipe hasil dari fungsi.
Pada bahasa Pascal dikenal beberapa fungsi, misalkan : abs, pred, sqrt, sqr, succ dan sebagainya. Fungsi-fungsi tersebut biasanya dikenal dengan Built in Function. Sedangkan function yang akan bicarakan disini adalah fungsi yang kita buat sendiri.
Berbeda dengan procedure, function merupakan modul program yang menghasilkan suatu kuantitas.
Hal ini dapat dilihat dari bentuk header-nya yang menyebutkan jenis data dari kuantitas yang dihasilkan.
Secara umum bentuk header suatu function adalah :
FUNCTION nama : jenis hasil;Atau FUNCTION nama (formal parameter : jenis ) : jenis_hasil;
Perbedaan fungsi dengan prosedur adalah :
1. Pada fungsi, nilai yang dikirimkan balik terdapat pada nama fungsinya (kalau pada prosedur pada parameter yang dikirimkan secara acuan). Pada contoh, nama fungsi tersebut adalah Hitung dan nilai yang dikirim balik berada pada nama fungsi tersebut. Sehingga nama fungsi ini harus digunakan untuk menampung hasil yang akan dikirimkan dari fungsi, sebagai berikut :
Hitung := A + B;
Nama fungsi yang berisi nilai yang akan dikirimkan
2. Karena nilai balik berada di nama fungsi tersebut, maka fungsi tersebut dapat langsung digunakan untuk dicetak hasilnya, sebagai berikut :
Writeln(X,’ + ‘,Y,’ = ‘,Hitung(X,Y));
Nama fungsi yang langsung digunakan untuk ditampilkan hasilnya.
Atau nilai fungsi tersebut dapat juga langsung dipindahkan ke pengenal variabel yang lainnya, sebagai beri
PROCEDURE
Merupakan blok program yg terpisah dr program lain ( modul / sub program ), dan dapat dipanggil dari program lain dengan menyebutkan nama dari procedure yg bersangkutan.
Berikut Conroh Script dari Procedur :
Contoh :
program pemakaian_procedure;
uses crt;
procedure input_data;
begin
write ( “ NIM = “ ); readln ( nim ) ;
write ( “ Nama = “ ); readln ( nama ) ;
end;
var nim : string [ 14 ] ;
nama : string [ 20 ] ;
begin
clrscr ;
input_data;
writeln ( “ Selesai … “ ) ;
end
FUNCTION
Blok fungsi hampir sama dengan procedure, hanya saja fungsi harus di deklarasikan dg tipe nya.
Buat program untuk menghitung jumlah 2 bilangan yg dilakukan dg fungsi & nilai dari kedua bilangan tsb, dikirimkan dr luar fungsi, yg mana nilai dr kedua bilangan harus diinputkan.
Berikut Conroh Script dari Function :
Program penjumlahan;
Uses crt :
Var bil1, bil2: byte;
function hasil (var A,B: byte) : integer;
Begin
hasil:=A+B;
end;
begin
clrscr;
write (‘Bilangan 1=‘);readln(bil1);
write (‘Bilangan 2=‘);readln(bil2);
write (‘Bilangan1+Bilangan2=“, hasil(bil1,bil2));
end
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul Struktur Data dan Type Data. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://alifrusdiana.blogspot.com/2013/10/diterjemahkan-menjadi-typedef-struct.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Kamis, 17 Oktober 2013
Belum ada komentar untuk "Struktur Data dan Type Data"
Posting Komentar